Rabu, 28 November 2012
Lactodia Polybag @10 Sachet
-Probiotik dalam sachet pertama dengan konsentrasi tinggi Mixed 3 Lived-LAB 1 x 1010 cfu/g
-Konsentrasi tinggi lebih menjamin tercapainya dosis efektif minimum
-Mengandung prebiotik Fructo-Oligo-Saccharide (FOS)
-Membantu memperbaiki keseimbangan flora usus anak
-Efektif mengurangi durasi diare akut1 akibat rotavirus2
-Rasa stroberi yang enak, dapat diberikan langsung
-Lactodia® + Zinkid® + Indoralyte® paket lengkap terapi diare anak


Referensi
1. Shamir R, Makhoul IR, Etzioni A, Shehadeh N. Evaluation of a diet containing probiotics and zinc for the treatment of mild diarrheal illness
in children younger than one year of age. Division of Pediatric Gastroenterology and Nutrition, Meyer Children's Hospital of Haifa,
Israel. J Am Coll Nutr. 2005; 24(5):370-5 (ISSN: 0731-5724)
2. Saaveda JM, Bauman NA, Oung I, Perman JA, Yolken RH, Feeding of Bifidobacterium bifidum and Sreptococcus thermophilus to infants in hospital
for prevention of diarhoea and shedding of rotavirus. Lancet 1994;344:1046-9.

Komposisi Produk :
✽ Lactobacillus acidophilus 1X1010 cfu / g
✽ Bifidobacterium longum 1X1010 cfu / g
✽ Streptococcus thermophilus 1X1010 cfu / g
✽ Krim sayuran bubuk, Glukosa, Fructo-oligo-saccharide, Bubuk stroberi (5,1%), Perisa Stroberi,
Vitamin C, Vitamin B3 (Niasin), Konsentrat mineral susu, Seng oksida, Sukrosa, Vitamin B1,
Vitamin B2, Vitamin B6
Indikasi :
✽ Membantu memperkuat fungsi normal pencernaan
✽ Membantu mengurangi durasi diare
✽ Mengurangi laktosa intoleran akibat mengkonsumsi susu formula yang mengandung laktosa
Dosis :
Usia 1 - 3 tahun : 2 sachet / hari
Usia 4 - 12 tahun : 3 sachet / hari
Dapat dicampurkan dengan susu, makanan bayi ataupun air
Kemasan & No. Registrasi
Kemasan : Polybag @ 10 sachet @ 1 g
No. Registrasi : BPOM RI ML 860818001544
Penyimpanan :
Simpan di bawah 25°C
 Info Of The Week - Orang yang bangun pagi cenderung lebih kecil mengalami perubahan suasana hati di pagi hari atau yang disebut early morning blues. Bangun pagi akan membuat Anda selalu berada dalam suasana hati yang baik. Hal ini tentu akan membantu meningkatkan produktivitas kerja.Kebiasaan merokok dapat berimbas pada meningkatnya risiko penyakit. Terlebih jika dilakukan saat hamil, risiko kesehatan tersebut bahkan dapat diturunkan pada janin. Sebuah studi baru mengindikasikan, merokok saat hamil meningkatkan risiko bayi mengalami infeksi, baik yang terkait dengan pernapasan ataupun tidak.